top of page

Atasi rasa takut dalam memimpin project dengan mindset dan tips berikut |#21

Sesuatu yang gue wish gue ketahui setiap kali gue memimpin project



Setelah berkarir sekitar 2 tahunan gue diberikan kepercayaan buat memimpin project

Pada saat itu project yang diberikan ke gue adalah bikin project pengembangan kemampuan untuk software engineer


Projectnya berlangsung selama 6 bulan dan terdiri dari pelatihan, mentoring, dan praktik

Waktu gue dapat tugas itu, gue merasa takut karena gue ga yakin gue bisa mengeksekusinya dengan baik


Ada dua alasan

Pertama, gue bakal kerja sama orang orang yang gue belum pernah kerja sebelumnya

Apalagi orang orang tersebut itu jago secara teknis sehingga gue ga yakin gue bisa add value

Ditambah manager gue pada saat itu juga masih baru


Kedua, gue ga pernah melakukan project dalam skala ini sebelumnya

Gue pernah ngerjain training dengan total 3 sesi

Ngerjain yang 6 bulan ini bikin gue jiper

Setelah gue jalanin, overall projectnya berjalan dengan lancar

Peserta pengembangan kemampuannya merasa puas


Gue pun jadi membangun relationship dengan stakeholdernya

Ada sih beberapa kendala operasional yang terjadi

Looking back, gue berharap ada yang ngasi tau gue hal ini

Izinkan Diri Lo Untuk Melakukan Kesalahan

Kenapa ini penting?


1. Proses belajar yang penting

Melakukan kesalahan itu adalah salah satu cara belajar yang paling efektif.

Ketika lo membuat kesalahan, lo akan mengingat itu dan menjadi rambu-rambu lo di project selanjutnya.


2. Mengasah problem solving skill

Ketika salah, lo dipaksa untuk beradaptasi dan mencari solusinya.

Pengalaman problem solving ini sangat penting dalam karir lo di project management.

Jadi lo terbiasa untuk berpikir cepat dan solutif di situasi yang tidak terduga.


3. Meningkatkan kualitas kerja lo

Kesalahan juga proses penting untuk mengekspos apa yang jadi kelemahan lo.

Entah itu skill, karakter atau pendekatan yang lo pakai.

Jadi ketika lo menyadari kesalahan, lo juga akan meningkatkan pemahaman lo tentang cara-cara yang efektif dalam memanage project.


At the same time, bukan berarti gue setuju dengan kita berbuat ngasal ya

Gue setuju untuk kita coba bikin rencana dulu di awal, coba eksekusi, evaluasi, lalu improve dari situ

Selain itu, penting banget juga untuk manage ekspektasi atasan supaya ada yang back up kita kalau kita membuat kesalahan


Dari diskusi sama beliau, kita juga jadi bisa menentukan di bagian mana kita ga boleh fail sama sekali dan di bagian mana kita ada sedikit ruangan untuk berbuat kesalahan

Setelah lo punya mindset ini, lakukan 3 step basic ini ketika diminta untuk memimpin project perdana.


Step 1: Mengiyakan dan minta waktu berpikir

Kenapa di iyakan?

Karena ini kesempatan bagus untuk belajar hal baru

Setelah itu coba cari waktu untuk mikir beberapa hal di bawah ini

  • Latar belakang

  • Tujuan

  • Output

  • Deadline

Sebagai contoh, lo diminta untuk membantu rekrut anak magang

  • Pahami kenapa kita butuh anak magang

  • Tujuan dari perekrutan mereka

  • Jumlah orang yang perlu dihire

  • Kapan mereka akan join

Step 2: Mengajak atasan untuk brainstorming

Lakukan ini setelah kita sudah berpikir dan punya bahan informasi untuk diskusi

Di tahap ini coba share informasi yang lo dapat ke atasan sehingga bisa memastikan kedua belah pihak sama-sama paham topiknya


Ada 3 hal yang bisa dibahas dalam brainstorming

  1. Klarifikasi pemahaman lo mengenai projectnya

  2. Minta input dari atasan in case ada hal yang gak lo tau

  3. Membuat kesepakatan langkah yang perlu dilakukan selanjutnya

Di sinilah kita klarifikasi ke atasan kita bagian mana yang must have dan mana yang nice to have


Step 3: Selaraskan cara kerja di project ini

Kenapa ini penting?

Karena ketika manage project lo akan butuh bantuan dari orang lain, terutama dari atasan

Jadi usahakan itu clear sejak awal


3 hal yang perlu diselaraskan supaya cara kerja berjalan lancar

  • Rencana komunikasi. Media, intensitas, dan durasinya.

  • Metodologi atau kerangka kerja yang digunakan

  • Software atau tools yang dipakai

Bikin clear banget di bagian mana lo akan bisa kerjain sendiri dan di bagian mana lo akan butuh bantuan dari atasan lo


Closing thought

Yuk kita recap dulu apa yang udah kita bahas so far

Kalau lo diminta memimpin project untuk kali pertama, coba lakukan ini

Mindset: Izinkan diri lo melakukan kesalahan

Step 1: Mengiyakan dan minta waktu berpikir

Step 2: Mengajak atasan untuk brainstorming

Step 3: Selaraskan cara kerja di project ini


Ini terlihat basic banget tapi ga semua orang yang mimpin project melakukan ini

Padahal melakukan ini di awal akan sangat membantu lo untuk menghindari masalah yang ga perlu ke depannya

So dengan melakukan ini aja, gue jamin lo udah di depan 90% orang lainnya

Semangat!

Content of the week

7 dari 10 milenial hidup dari gaji ke gaji. Kalau tiba-tiba dipecat, bingung memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Penyebabnya bisa banyak, tapi banyak yang ga aware kalo punya 9 kebiasaan buruk ini.

Gimana cara menyelesaikan kerjaan 8 jam dalam waktu 2 jam? Kerja keras aja ga cukup, kita perlu punya strategi kerja. Gue belajar untuk bikin strategi kerja yang efektif dengan menerapkan ilmu project management. Ada 7 sumber belajar yang bisa lo pakai.

Selama jadi pekerja kantoran, gue membangun satu habit ini. Hasilnya gue bisa dapat banyak peluang pekerjaan baru, tanpa harus membagikan CV ke HRD. Gue bahas habit apa itu dan proses gue menjalankannya.

Gue dapat pertanyaan menarik di medsos. “Gimana cara kerja sama bos yang demanding, tapi dia gak bisa mengkomunikasikan apa yang dia mau?” Jujur ini pertanyaan yang sulit banget, tapi gue coba bahas alternatif apa aja yang lo punya di situasi ini.

4 views0 comments

Comentarios


bottom of page