top of page

Coba ritual ini sebelum lo presentasi |#38

Ritual ini membantu gue mengatasi nervous setiap harus perform



Hi buddy


Hari ini kita akan bahas sebuah teknik yang membantu gue setiap kali gue perlu tampil prima seperti presentasi ke klien / atasan, deliver training di depan orang yang lebih tua dari gue, dan juga interview kerja.


Gue udah pernah share beberapa kali di social media dan selalu dapat respon positif. Hence gue kepikiran untuk share versi yang lebih dalem di episode kali ini

Let’s go


Gue awalnya bukan orang yang percaya diri

Let me tell you a story


Sewaktu gue TK, gue pernah diminta untuk perform tarian di depan puluhan orang

Pas latihan gue semangat banget dan udah kompak sama partner gue

Pas lagi perform, entah kenapa gue mendadak hilang rasa percaya diri


Sampai sampai partner nari gue itu bingung karena dia doang yang ga punya partner

Ga cuma itu, gue pun jadi satu satunya anak di TK itu yang minta ditemenin orang tua ketika lagi di kelas

Untungnya Kakek gue baik banget dan mau nemenin gue selama 3 bulan pertama


Kalau dipikir lagi gue heran juga kenapa ya gue bisa jadi seperti itu

Setahun kemudian gue terexpose dengan cerita superman

Gue melihat keren juga ya superman ini

Jadinya gue membayangkan diri gue jadi superman

Sounds silly but it works


Alhasil ketika TK Besar gue jauh lebih berani buat tampil di depan umum

Kebiasaan ini gue bawa juga sampai sekarang

Waktu gue kerja kantoran, gue sering nervous setiap mau presentasi ke C Level

Sekarang, gue masih suka nervous juga kalau harus training peserta yang lebih senior

Ternyata ini ada istilahnya yaitu alter ego / batman effect


Apa itu alter ego?

Singkatnya adalah “aku yang lain” atau “sisi lain diri”

Alter ego ini bisa dibilang bentuk ekstrem dari self-distancing

Di mana kita membuat jarak dengan diri sendiri, sehingga bisa mendapat perspektif baru dan mengelola emosi


Awalnya, strategi ini diterapkan untuk anak-anak

Tapi Ethan Kross, profesor psikologi menjelaskan teknik ini juga bisa dipakai di dunia profesional

Ethan Kross melakukan sebuah penelitian


Dia membagi 3 kelompok anak usia 4-6 tahun untuk:

  • Menyelesaikan tugas membosankan di komputer

  • Fokus dan all out di tugas itu

  • Beristirahat kapan pun dengan main game di tablet

Ketiga grup diminta bertanya ke diri sendiri, dengan format


Grup 1: "Apakah saya bekerja keras?"

Grup 2: "Apakah ...(nama) bekerja keras?"

Grup 3: "Apakah (tokoh favorit) bekerja keras?"

Berpura-pura jadi tokoh favorit (Batman, Bob the Builder, atau Dora the Explorer)


Hasilnya:

  • Kelompok 1: motivasi buruk, paling banyak istirahat dan hasil buruk

  • Kelompok 2: melakukan lebih baik dari kelompok 1

  • Kelompok 3: bekerja lebih keras, istirahat lebih sedikit, dan lebih enjoy sama tugasnya

Karakter favorit di penelitian ini dinamakan alter ego


Kenapa menerapkan alter ego ini bagus?

  • Mengurangi anxiety

  • Meningkatkan kepercayaan diri

  • Jadi lebih rasional dan mampu mengendalikan diri

Yuk kita lihat tokoh ternama yang menerapkan prinsip ini


Beberapa tokoh juga memiliki alter ego

Beyonce - Sasha Fierce





Beyonce mengaktifkan mode Sasha ketika merasa gugup di panggung

Karakter Sasha: Tegas dan percaya diri

Dia berhenti pakai teknik ini karena merasa udah menggabungkan karakter Sasha dalam dirinya


Adele - Sasha Carter



Terinspirasi dari Beyonce, Adele juga nyiptain alter ego yang diberi nama Sasha Carter

Persona itu kombinasi dari Sasha Fierce (Beyonce) dan June Carter (Pemusik)

Dia merasa strategi ini efektif untuk tampil pede di panggung


Kobe Bryant - Black Mamba



Di 2003, Bryant didakwa melakukan pelecehan seksual sehingga hidup dan karirnya terguncang

"Kobe" ditugaskan menyelesaikan personal life

"Black Mamba" bertugas di kehidupan profesionalnya sebagai pemain basket

So, gimana caranya membangun alter ego?

Step 1: Identifikasi situasi

Apa situasi yang membuat lo ingin tampil sebagai versi terbaik diri lo?

Bisa situasi umum ataupun spesifik, misal di kerjaan:

  • Presentasi di depan klien (spesifik)

  • Di kantor (umum)

Step 2: Gambarkan alter ego

Detail karakter seperti apa yang ingin lo tampilkan di situasi itu

  • Apa aja sifat yang mereka punya?

  • Gimana alter ego berinteraksi dengan orang lain dan situasi tadi?

  • Gimana mentalitas dan energinya?

Step 3: Latihan dan konsisten

Di percobaan pertama, mungkin lo masih akan meraba-raba

Tapi gapapa, coba terus untuk mengaktifkan mode alter ego yang lo inginkan

Evaluasi dan lo akan merasakan bedanya


Cara gue membangun alter ego

Di awal gue cerita kalau gue masih menerapkan ini sampe sekarang

Setiap ada di situasi itu, gue membayangkan diri jadi Cristiano Ronaldo yang lagi mau tampil di Liga Champions

Bahkan gue pernah juga melakukan selebrasi siu ala Cristiano sebelum gue interview beberapa tahun yang lalu biar ga nervous


Uniknya gue milih Cristiano padahal gue ga ngefans sama permainan dia dan klub yang dia bela

Gue memilih dia karena

  • Work ethic dia sebagai atlet udah ga ada obat

  • Dia selalu menunjukkan kepercayaan diri setiap tampil

  • Dia selalu terobsesi memberikan yang terbaik buat timnya

Now, it’s your turn

Siapa alter ego lo?


Content of the week

Banyak orang pengen digaji tinggi, tetapi ga siap risikonya. Kita mungkin akan diminta ngerjain hal yang ga kita suka, ngerjain banyak sampe overload, atau mimpin tim gede padahal lebih suka ngulik. Gue bahas lengkap di sini.

Sering merasa hampa, hidup cuma ngalir gitu aja. Mungkin habit Marcus Aurelius, Emma Watson, dan Oprah Winfrey ini bisa lo tiru. Gue bahas 3 teknik yang paling mudah dan bisa dilakukan pemula.

Menurut riset, 57% karyawan resign karena atasan. Gaji tinggi, perusahaan bonafide, budaya kerja bagus kadang tetap gagal bikin orang stay kalo bos nya toxic. Di sini gue bahas 7 perilaku toxic yang dilakukan bos dan bikin karyawan pengen resign.

Kenapa ada orang yang seolah-olah punya magnet? Kehadirannya selalu ditunggu-tunggu, menyedot perhatian dan bikin orang lain nyaman. Sebenarnya ini bukan bawaan lahir ya, tapi skill yang bisa dilatih sama semua orang. Namanya karisma dan ini 3 tips mengembangkannya.

2 views0 comments

Comments


bottom of page