top of page

6 Langkah untuk Dapat Kerja Tanpa Apply | #40

Jadi stand out di tengah ribuan kandidat lain


Hi buddy!

Dari tahun ke tahun, bulan Maret menjadi bulan dimana banyak orang mempertimbangkan keputusan karier mereka

Even gue waktu itu juga submit resignation di bulan April


Buat lo yang udah tau mau kemana dan pegang offernya, good for you

Buat lo yang baru di tahap galau dan belum pegang offer, this episode is for you

Let’s go


Job market semakin kompetitif

Persaingan kerja saat ini ketat banget

1 posisi bisa diperebutkan lebih dari 1000 orang

Gak heran meskipun udah ngelamar di banyak tempat, ujung-ujungnya ga dapat panggilan interview


Situasi ini semakin berat untuk fresh graduate yang belum banyak pengalaman

Maupun career switcher yang CV nya belum di back up dengan pengalaman kerja mumpuni


Padahal, banyak kualifikasi pekerjaan saat ini yang menekankan ke pengalaman

Ketika lo ga punya daya saing seperti valuable skill dan experience, kemungkinan besar susah mendapatkan pekerjaan

Dari situ kita jadi apply kerja di banyak perusahaan demi meningkatkan peluang diterima kerja


Sayangnya kalau kita apply lewat job portal, kita bersaing sama ribuan kandidat lainnya

Belum lagi company mulai pake sistem yang menyaring CV pake algoritma alias ATS

Semakin sulit buat kita menunjukkan perbedaan kita dibanding kandidat lainnya


In short kita mengalami situasi yang ultrakompetitif kalau kita melakukan hal yang dilakukan semua orang

Lalu apa solusinya?

Orang dalam

Sebelum lo kaget, let me show you this data



Dari data di atas ada beberapa insight

  • Pendaftar terbanyak tetap dari job portal dan career website tapi conversion ke hirenya kurang dari 50%

  • Pendaftar dari agency (headhunter) paling sedikit tapi conversionnya paling tinggi

  • Referral punya relatively pendaftar yang banyak dan conversionnya relative tinggi


Take awaynya adalah kita akan lebih punya chance keterima kalau kita direfer sama karyawan setempat atau diapproach headhunter

To clarify, ketika direfer sama karyawan maupun sama headhunter, bukan berarti kita langsung masuk

Kita tetep harus melewati proses seleksi seperti karyawan lainnya

Malah bisa jadi juga referral tersebut ditolak sehingga kita ga sampe tahap interview


So jangan menyangkan kalau lewat ordal maka otomatis langsung dapat kerjaan ya

The next question, gimana caranya mendapatkan referral

Caranya dengan minta referral secara elegan


Jangan langsung randomly kontak teman / sodara di perusahaan tersebut

Padahal mereka ga relevan dengan rolenya dan ga punya pengalaman kerja sama lo


Instead, lakukan 6 step ini


1. List 10-20 posisi yang pengen lo apply

Dari posisi tersebut, identifikasi apa persamaannya

Misalnya sama-sama di marketing, tech, atau kesamaan lainnya

Kalau ada beberapa ga masalah asal ga terlalu random

Kalau yang mau lo apply masih random, saran gue take your time to think


Cari tau apa yang bener bener lo mau

Nanti akan mempermudah ketika lo mau cari koneksi maupun persiapan


2. Buat konten soal hal tersebut di social media, ideally LinkedIn

Formatnya bisa macem-macem, seperti teks, carousel, dan video

Pilih format yang nyaman buat lo dulu deh

Tujuan dari buat konten ini adalah untuk membangun personal brand lo

Ini bisa jadi nilai jual lebih dibandingkan dengan job title yang lo punya

Nah kalau belum punya pengalaman gimana?


3. Ambil sudut yang menguntungkan buat lo

Kalau lo udah pengalaman, boleh sharing pengalaman

Kalau lo belum ada pengalaman, sharing proses belajar lo

Kalau lo lakuin ini, gue yakin lo langsung 95% di depan kandidat lain

Kalau sepi, ga masalah karena itu yang terjadi di awal

Tujuan lo bikin konten ini juga bukan buat jadi creator jadi ga harus viral

Fokus di bagusin kualitas konten lo


4. Lakuin ini secara konsisten semampu lo

Baru bisa seminggu sekali? Gapapa

2x seminggu? Even better

Kalau konten lo sepi, itu sebenernya wajar banget

Kita semua mengalaminya, apalagi di masa-masa awal buat konten

Yang terpenting adalah konsistensi

Jadi orang itu ga cuma liat lo post sekali lalu gone

Makanya gue menyarankan lo melakukan ini even ketika lo ga mencari pekerjaan


5. Bangun hubungan pelan-pelan

Kalau ada orang yang satu bidang sama konten lo, sering-seringlah comment ke post nya

Lo jadi bisa memperluas network dan lebih mungkin mengattract peluang

Inilah kesalahan yang sering gue observe

Baru connect di LinkedIn belum apa apa minta referral

Even worse seringkali profilenya juga kurang update

Kalau kenal aja enggak, sulit buat orang dalam buat ngasi referral


6. Beraniin DM

Nah kalau lo mulai ada reputasi, mulai DM in tuh orang yang lo incar

Semakin menarik profil elo, akan semakin mungkin lo dibales

Tenang akan selalu ada penolakan, tapi akan ada jalan lain yang kebuka

Ketika DM pun jangan belum apa apa minta kerjaan

Coba untuk bangun pembicaraan terlebih dahulu

Kalau emang yang bersangkutan lagi cari karyawan, biasanya dia yang akan nawarin juga kalau profil kita menarik

That’s it for today

Selamat mencoba ya


Content of The Week

Setiap punya atasan, gue selalu observe apa yang bagus dan mencoba menerapkan itu di karir. Nah di post ini gue share 3 kualitas yang gue kagumi dari atasan gue. Beberapa teman di Linkedin juga turut ngasi pendapat di sini. Yuk belajar bareng.

Kalau lo belum ada budget tapi mau belajar materi yang keren untuk ningkatin level karir lo, cek di sini. Gue masukin link course gratis tentang mendesain karir yang lo mau, nego gaji, entrepreneurship, leadership dan cara happy di kerjaan.

Di post ini gue collab sama @jadisales.id, di sini gue bahas 5 hal yang dilakukan oleh manager yang bikin bawahannya ga respek. Sekaligus strategi apa yang bisa manager lakukan biar dihormati bawahan.

Sering nervous ketika harus tampil di depan umum? Gue bahas strategi Beyonce, Adele, dan Kobe Bryant yang mungkin bisa lo tiru. Namanya Batman Effect. Ada 3 tips untuk mempraktikkannya.

6 views0 comments

Comments


bottom of page