top of page

6 Pertanyaan Reflektif untuk Bikin Hari Lo Menyenangkan |#23

Exercise ini juga bantu gue menghadapi hari-hari yang berat




Gue pernah melewati hari-hari yang berat.

Gak mood kerja sampai malas berangkat ke kantor.

Tapi kan tetep dong ya harus professional jadi gue tetep show up.

Bisa sih melewati hari tapi asli males banget.


Ini terjadi selama beberapa bulan sampe gue merasa ini udah ga sehat secara mental.

Bukan apa apa, gue juga jadi orang yang lebih gampang emosi.

Biarpun untungnya ga sampe ada implikasi ya ke kesehatan fisik.


Gue minta saran sama beberapa orang teman.

Sayangnya gue ga mendapat jawaban yang memuaskan.

Kadang malah jadi negatif karena jadinya ngomongin orang.


Gue memutuskan untuk mencari buku yang bisa bantu gue untuk bisa menavigasi momen seperti ini.

Di tengah pencarian gue, gue menemukan How to Have a Good Day by Caroline Webb.


Pas gue googling, gue menemukan referensi bagus soal buku ini.

Buku ini ngasi tips praktikal dan science backed tentang gimana kita bisa memulai, menjalani, dan mengakhiri hari dengan efektif.

Ini outline dari bukunya.



Dari baca buku ini, gue jadi dapat sebuah tool berupa 6 pertanyaan reflektif.


Awalnya gue pikir hari-hari berat yang gue alami karena gue ga suka sama kerjaan gue.

Tapi setelah gue kulik dengan 6 pertanyaan ini, gue jadi sadar ternyata penyebabnya adalah ada emosi negatif yang belum diproses.

Maka dari itu, yuk kita proses secara konstruktif dengan 6 pertanyaan ini.


Pertanyaan 1 - AIM

Apa intensi gue buat besok?

Seringkali kita menjalani hari tanpa sadar tujuan hari ini apa.

Biasanya, kalo lagi mager banget, intensi yang gue tulis:

Gue sadar situasi ini gak nyaman tapi gua akan memanfaatkan situasi dengan sebaik mungkin supaya bisa menjadi bekal di kemudian hari.


Pertanyaan 2 - ATTITUDE

Apa sih hal yang mengganggu gue saat ini?

Kalo lagi gak mood, biasanya ada emosi negatif yang belum diproses.

Tulis hal-hal yang ganggu lo dengan sejujur-jujurnya.

Misal:

  • Gue ngerasa kerjaan gue gak exciting, karena kebanyakan meeting instead of berpikir strategis.

  • Gue ngerasa nggak diapresiasi, karena atasan gak ngasih waktu meeting sama gue.

  • Gue ngerasa stakeholder itu gak suka sama gue, karena dia suka gak bales tiap gue message.

Pertanyaan 3: ASSUMPTIONS

Apa asumsi negatif yang gue punya?

Coba kritisi dan cari faktanya, contohnya:

  • Meeting itu ga penting Gue berasumsi meeting itu gak penting, padahal bisa jadi bikin project lancar.

  • Kerjaan gue gak seru Gue berasumsi kalau kerjaan yang seru itu adalah yang banyak mikir. Eksplor semua asumsi yang lo punya dan kritisi. Contohnya, kurang diapresiasi

  • Bisa jadi, bos gue emang bukan orang yang sering memuji secara langsung

  • Dia gak scheduling meeting karena lagi sibuk

Selanjutnya, mulai resolve dan pertanyakan lagi apakah asumsi itu valid/gak


Pertanyaan 4: ATTENTION

Apa 3-5 hal yang bisa bikin besok jadi lebih baik?

Gak cuma terbatas di kerjaan tapi bisa juga hal-hal yang diluar kerjaan.

Karena kita sering lupa bahwa ada hal-hal lain di luar kerjaan yang perlu diperhatikan.


Contoh yang gue tulis adalah

  • Pagi gue mau olahraga, meditasi, baca alkitab, baca buku dan jorunaling.

  • Gue mau spend satu jam untuk bisa mikir prioritas hari ini.

  • Di meeting, gue mulai kontribusi, ga cuma observe.

  • Pas dinner sama fam, bisa fokus dan gak mikirin kerjaan.

Seringkali apa yang kita rencanakan gak kejadian. Kalau itu terjadi, jawab pertanyaan ini


Pertanyaan 5: ANCHOR

Apa dampak dari kesulitan ini ke depannya?

Pikirin dampaknya 1 bulan, 6 bulan, dan 2 tahun dari sekarang.

  • 1 bulan: gue akan lebih paham konteks, jadi bisa menjalankan project dengan lebih baik.

  • 6 bulan: gue akan sudah punya relationship dan konteks jadi gak perlu sering meeting.

  • 2 tahun: dari observasi di meeting, gue jadi punya expertise di bidang gue sehingga karir makin baik.

Seringkali, kita merasa negatif karna kita melihatnya di short-term.

Tapi begitu kita mengambil sudut pandang jangka panjang.

Kita mulai merasa bahwa sebenernya ga seburuk itu loh situasinya.


Pertanyaan 6: ANTICIPATE

Kalau besok bukan hari yang oke, lalu apa yang akan lo lakukan?

Bikin 'when - then' plan.

Contoh:

  • When: ada banyak meeting

  • Then 1: maka gue akan mencoba untuk gak join semuanya dan minta MoM nya aja.

  • Then 2: Kalau gue tetep harus ikut, gue akan beneran pilih yang benar-benar kritikal.

  • Then 3: Kalau gue harus ikut semua, gue akan lakukan tapi selanjutnya gue akan coba nego.

Closing Thoughts

Sejak baca buku ini, gue jadi ada pertanyaan yang sering gue refleksikan sebelum memulai hari gue


Ini dia 6 pertanyaan tersebut

  1. Apa intensi gue buat besok?

  2. Apa yang mengganggu gue saat ini?

  3. Apa asumsi negatif yang gue punya?

  4. Apa 3-5 hal yang bisa bikin besok lebih baik?

  5. Apa dampak dari kesulitan ini ke depannya?

  6. Kalo besok bukan hari yang oke, apa yang akan gue lakukan?

Kalau lo baru mulai, ga harus langsung tanyain semuanya

Mulai dengan yang menurut lo paling efektif dalam membantu lo


At the end gue cuma mau bilang

Ada banyak hal tentang pekerjaan kita yang berada di luar kendali kita

Tapi selalu ada hal yang berada dalam kendali kita

Yaitu bagaimana kita mempersiapkan, menghadapi, dan memaknai kesulitan karir

Semoga tool dan buku ini bisa membantu lo untuk menavigasinya ya

Good luck buddy!

3 views0 comments

Comentários


bottom of page